Selasa, 15 Desember 2015

BAB I
PENDAHULUAN
A.           Latar belakang
 komputer adalah alat yang dapat membantu kita dalam bekerja walaupun komputer tidak dapat membantu kita di segala bidang pekerjaan. Komputer telah banyak di gunakan di kalangan anak mudah jaman sekarang. Komputer bisa di gunakan di kalangan perkantoran,sekolah, dan juga di kalangan para pembisnis jaman sekarang.
Didalam komputer tentu akan terjadi yang namanya proses, dimana segala sesuatu saat komputer di jalankan maka itu semua bisa di katakan sebagai proses. Selain proses juga ada yang dinamakan sistem operasi, proses pada sistem operasi adalah program yang sedang di eksekusi. Dimana sistem operasi berperan sangat penting karna tanpa ada sistem operasi maka pengguna tidak dapat menjalankan program aplikasipada komputer kecuali program booting
ini Sistem operasi merupakan sebuah penghubung antara pengguna dari komputer dengan perangkat keras komputer. Sebelum ada sistem operasi, orang hanya mengunakan komputer dengan menggunakan sinyal analog dan sinyal digital.

B.     RUMUSAN MASALAH     
Penulis akan membahas tentang prose didalam sisitem operasi dengan rumusan masalah sebagai berikut:
1.      Apa itu proses dan apa itu sisitem operasi?
2.      Bagaimna  Memahami komponen pada sistem operasi?
3.      Bagaimana struktur sisitem operasi?

C.    TUJUAN PENULISAN
Pada makalah ini penulis menguraikan tentang proses didalam sistem operasi dengan tujuan sebagai berikut:
1.      Untuk mengetahui apa itu proses dan apa itu sistem operasi
2.      Untuk mengetahui bagaimna  komponen sistem operasi
3.      Untuk mengetahui struktur sistem operasi
  BAB II
PEMBAHASAN
1.      Proses dan sistem operasi
Proses adalah keadaan ketika sebuah program sedang di eksekusi. Saat komputer berjalan, terdapat banyak proses yang berjalan secara bersamaan. Sebuah proses di buat melalui system call create-process yang membentuk proses turunan(child process) yang di lakukan oleh proses induk (parent process). Proses turunan tersebut juga mampu membuat proses baru sehingga semua proses ini pada akhirnya membentuk pohon proses
Ketika sebuah proses di buat maka proses tersebut dapat memperoleh sumber daya seperti waktu CPU, memori, berkas, atau perangkat I/O. Sumber daya ini dapat di peroleh langsung dari sistem operasi. Dari proses induk yang membagi-bagikan sumber daya kepada setiap proses terunannya, atau proses turunan dan proses induk berbagi sumber daya yang diberikan sisitem operasi.
Adapun proses yang dieksekusi mempunyai lima status yang terdiri dari:
1.      New : pembentuk suatu proses
2.      Running : instruksi-instruksi yang sedang di eksekusi
3.      Waiting : proses menunggu untuk beberapa event yang terjadi
4.      Ready : menunggu untuk di alirkan ke pemroses(processor)
5.      Terminated : proses telah selesai di eksekusi
Sistem operasi (bahasa inggris :operating system: OS) adalah komponen pengolah piranti lunak dasar tersistem sebagai pengolah sumber daya perangkar keras komputer (hardware), dan menyediakan layanan umum untuk aplikasi perangkat lunak. Sistem operasi adalah jenis yang paling penting dari perangktat lunak sistem dalam sistem komputer. Tanpa sistem operasi, pengguna tidak dapat menjalankan program aplikasi pada komputer mereka, kecuali program booting. Sistem operasi mempunyai penjadwalan yang sistematis mencakup perhitungan memori, pemrosesan data, penyimpanan data, dan sumber daya lainnya.
2.      Komponen dalam sistem operasi
Sistem operasi terdiri dari beberapa komponen, antara lain yaitu:
a.       Manajemen Proses
Proses adalah program yang sedang dieksekusi.  Sebuah proses memerlukan sumber daya (resource) tertentu seperti waktu CPU,memori,file dan perangkat I/O untuk menyelesaikan tugasnya.
Untuk mengatur proses yang ada, sistem operasi bertanggung jawab pada aktifitas-aktifitas yang berhubungan denagn manajemen proses berikut :
·         Pembuatan dan penghapusan proses yang dibuat oleh user atau sistem.
·         Menghentikan proses sementara dan melanjutkan proses.
·         Menyediakan kelengkapan mekanisme untuk sinkronisasi proses dan  komunikasi proses

b.      Manajemen Memori Utama
Memori utama atau biasanya disebut dengan memori adalah sebuah array besar berukuran word atau byte,dimana setiap array tersebut mempunyai alamat tertentu. Memori adalah penyimpan yang dapat mengakses data dengan cepat yang digunakan oleh CPU dan perangkat I/O.  Memori adalah perangkat penyimpan volatile.  Isi memori akan hilang apabila terjadi kegagalan sistem.
Untuk mengatur memori, sistem operasi bertanggung jawab pada aktifitas-aktifitas manajemen memori sebagai berikut :
·         Menjaga dan memelihara bagian-bagian memori yang sedang digunakan dan dari yang menggunakan.
·         Memutuskan proses-proses mana saja yang harus dipanggil ke memori jika tersedia ruang di memori.
·         Mengalokasikan dan mendealokasikan ruang memori jika diperlukan.



c.       Manajemen File
File adalah kumpulan informasi yang saling berhubungan yang sudah didefinisikan oleh pembuatnya (user).  Biasanya, file berupa program (baik dalam bentuk source maupun object) dan data. Untuk mengatur file, sistem operasi bertanggung jawab pada aktifitas-aktifitas yang berhubungan dengan manajemen file sebagai berikut:
·         Pembuatan dan penghapusan file.
·         Pembuatan dan penghapusan direktori.
·         Primitif-primitif yang mendukung untuk manipulasi file dan direktori.
·         Pemetaan file ke memori sekunder.
·         Backup file ke media penyimpanan yang stabil (nonvolatile).

d.      Manajemen I/O
Sistem operasi bertanggung-jawab pada aktifitas-aktifitas sistem  I/O sebagai berikut:
              Sistem buffer-caching.
              Antarmuka device-driver secara umum.
              Driver untuk device hardware-hardware tertentu.

e.       Manajemen Penyimpan Sekunder
Karena memori utama (primary storage) bersifat volatile dan terlalu kecil untuk mengakomodase semua data dan program secara permanen, sistem komputer harus menyediakan penyimpan sekunder (secondary storage) untuk  back up memori utama. Beberapa sistem komputer modern menggunakan disk untuk media penyimpan on-lin, baik program maupun data.
Sistem operasi bertanggung jawab pada aktifitas-aktifitas manajemen penyimpan sekunder sebagai berikut:
              Pengaturan ruang bebas.
              Alokasi penyimpanan.
              Penjadwalan disk.


f.       Sistem Jaringan (Sistem Terdistribusi)
Sistem terdistribusi adalah kumpulan prosessor yang tidak menggunakan memori atau clock bersama-sama.  Setiap prosessor mempunyai local memori sendiri.  Prosessor-prosessor pada  sistem dihubungkan  melalui jaringan komunikasi.  Komunikasi dilakukan dengan menggunakan protocol. Sistem terdistribusi memungkinkan  user untuk mengakses sumber daya (resource) yang beragam. Dengan mengakses sumber daya yang dapat digunakan bersama-sama tersebut akan memberikan keuntungan dalam :
              Meningkatkan kecepatan komputasi
              Meningkatkan ketersediaan data
              Meningkatkan kehandalan sistem

g.      Sistem Proteksi
Proteksi adalah suatu mekanisme untuk mengontrol akses oleh program, proses atau user pada sistem maupun resource dari user. Mekanisme sistem proteksi yang harus disediakan sistem meliputi :
              Membedakan antara penggunaan yang sah dan yang tidak sah.
              Menentukan kontrol yang terganggu.
              Menetapkan cara pelaksanaan proteksi.

h.      Sistem Command Intepreter
Beberapa perintah yang  dimasukkan ke sistem operasi menggunakan pernyataan kontrol yang digunakan untuk
              Manajemen dan pembuatan proses
              Penangananan I/O
              Manajemen penyimpan sekunder
              Manajemen memori utama
              Akses sistem file
              Proteksi
              Jaringan

Program yang membaca dan menterjemakan pernyataan kontrol disebut dengan command-line intepreter atau shell pada UNIX.  Fungsinya adalah untuk mengambil dan mengeksekusi pernyataan perintah berikutnya
3.      Struktur sistem operasi
Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditempatkan pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi.
Berikut adalah struktur dari sistem operasi.
a.       Struktur sederhana
sistem operasi sebagai kumpulan prosedur dimana prosedur dapat saling dipanggil oleh prosedur lain di ssistem bila di perlukan. Banyak sistem operasi komersial yang tidak terstruktur dengan baik. Kemudian sistem operasi di mulai dari yang terkecil, sederhana dan terbatas lalu berkembang dengan ruang lingkup originalnya.
b.      Sistem berlapis (layered sistem) 
Sistem operasi dibentuk secara hirarki berdasarkan lapisan-lapisan. Dimana lapisan-lapisan bawa memberi layanan lapisan lebih atas. Lapisan yang paling bawah adalah perangkat keras, dan yang paling tinggi adalah user-interface. Sebuah lapisan adalah implementasi dari obyek abstrak yang merupakan enkapsulasi dari data dan operasi yang bisa memanipulasi data tersebut. Struktur berlapis di maksudkan untuk mengurangi kompleksitas rancangan dan implementasi sistem operasi. Tiap lapisan mempunyai fungsional dan antar muka masukan-keluaran antara dua lapisan bersebelahan yang terdefinisi bagus.
c.       Kernel mikro
Metode struktur ini adalah menghilangkan komponen-komponen yang tidak diperlukan dari kernel dan mengimplementasikannya sebagai sistem dan program-program level user. Hal ini akan menghasilkan kernel yang kecil. Fungsi utama dari jenis ini adalah menyediakan fasilitas komunikasi antara program client dan bermacam pelayanan yang berjalan pada ruang user.
d.      Modular (modules)
Kernel mempunyai kumpulan komponen-komponen ini dan secara dinamis terhubung pada penambahan layanan selama waktu boot atau waktu berjalan. Sehingga strateginya menggunakan pemanggilan modul secara dinamis (loadable kernel modulus). Umumnya sudah diimplementasikan oleh sistem operasi moderen seperti solaris, linux dan macOSX.
e.       Mesin maya (virtual machine)
Mesin maya mempunyai sistem timmesharing yang berfungsi untuk, menyediakan kemampuan untuk multiprogramming dan perluasan mesin dengan antar muka yang lebih mudah. Struktur mesin maya (CP/CMS,VM/370) terdiri atas komponen dasar utama.
Konsep mesin virtual menyediakan proteksi yang lengkap untuk sumber daya ssistem sehingga masing-masing mesin virtual dipisahkan mesin virtual yang lain. Isolasi ini tidak memperbolehkan pembagian sumber daya secara langsung. Sistem mesin virtual adalah mesin yang sempurna untuk riset dan pengembangan sistem operasi. Pengembangan sistem di kerjakan pada mesin virtual termasuk di dalamnya mesin fisik dan tidak mengganggu operasi sistem yang normal.
f.       Client-server mode
Mengimplementasikan sebagian besar fungsi sistem operasi pada mode pengguna (user mode). Sistem operasi merupakan kumpulan proses dengan proses-proses di kategorikan sebagai server dan client
-          server adalah proses yang menyediakan layanan
-          client adalah proses yang memerlukan atau yang meminta layanan
g.      sistem berorientasi objek
sistem operasi merealisasikan layanan sebagai kumpulan proses disebut sistem operasi bermodel proses. Pendekatan lain implementasi layanan adalah sebagai objek-objek. Sistem operasi yang distrukturkan menggunakan objek disebut sistem operasi berorientasi objek pendekatan ini di maksudkan untuk mengadopsi ke unggulan teknologi berorientasi objek. Objek mengkapsulkan struktur data dan sekumpulan operasi pada struktur data itu. Tiap objek di beri tipe yang menandai properti objek seperti proses, direktori, berkas dan sebagainya.


                       
                       








PENUTUP
BAB III
A.    Kesimpulan
Demikian yang dapat kami paparkan mengenai materi yang menjadi pokok bahasan dalam makalah ini, tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahannya, kerena terbatasnya pengetahuan dan kurangnya rujukan atau referensi yang ada hubungannya dengan judul makalah ini.
Semoga uraian diatas dapat menambah pengetahuan kita tentang pelajaran pengetahuan komputer khususnya mengenai proses di dalam sistem operasi. Walaupun   tidak secara mendalam namun makalah diatas dapat menambah wawasan tentang topik yang disajikan.
Sistem operasi sangat penting dalm penggunaan komputer karna sistem operasi merupakan perangkat lunak dasar di dalam komputer. Jika di dalam komputer tidak terdapat sistem operasi maka komputer tersebut tidak dapat di gunakan karna sistem operasi merupakan pengolah seluruh sumber daya yang terdapat dalam sistem komputer. Sistem operasi juga memiliki komponen dan struktur di dalamnya.

B.     Saran
Adapun saran yang dapat penyusun sampaikan yaitu kita sebagai calon pendidik, harus selalu menggali potensi yang ada pada diri kita.  Cara menggali potensi dapat dilakukan salah satunya dengan cara mempelajari makalah ini. Mudah-mudahan makalah ini dapat bermanfaat untuk kita ke depannya. Aamiin







Tidak ada komentar:

Posting Komentar