BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar belakang
komputer adalah alat yang dapat
membantu kita dalam bekerja walaupun komputer tidak dapat membantu kita di
segala bidang pekerjaan. Komputer telah banyak di gunakan di kalangan anak
mudah jaman sekarang. Komputer bisa di gunakan di kalangan perkantoran,sekolah,
dan juga di kalangan para pembisnis jaman sekarang.
Didalam komputer tentu akan terjadi yang namanya
proses, dimana segala sesuatu saat komputer di jalankan maka itu semua bisa di
katakan sebagai proses. Selain proses juga ada yang dinamakan sistem operasi,
proses pada sistem operasi adalah program yang sedang di eksekusi. Dimana
sistem operasi berperan sangat penting karna tanpa ada sistem operasi maka
pengguna tidak dapat menjalankan program aplikasipada komputer kecuali program
booting
ini Sistem operasi merupakan sebuah
penghubung antara pengguna dari komputer dengan perangkat keras komputer.
Sebelum ada sistem operasi, orang hanya mengunakan komputer dengan menggunakan
sinyal analog dan sinyal digital.
B. RUMUSAN MASALAH
Penulis akan membahas tentang prose didalam sisitem operasi dengan
rumusan masalah sebagai
berikut:
1.
Apa itu proses dan
apa itu sisitem operasi?
2.
Bagaimna
Memahami komponen pada sistem operasi?
3.
Bagaimana struktur
sisitem operasi?
C.
TUJUAN PENULISAN
Pada makalah ini penulis menguraikan tentang proses didalam
sistem operasi dengan tujuan sebagai berikut:
1. Untuk
mengetahui apa itu proses dan apa itu sistem operasi
2. Untuk
mengetahui bagaimna komponen sistem
operasi
3. Untuk
mengetahui struktur sistem operasi
BAB
II
PEMBAHASAN
1.
Proses dan sistem operasi
Proses adalah keadaan ketika sebuah program sedang di
eksekusi. Saat komputer berjalan, terdapat banyak proses yang berjalan secara
bersamaan. Sebuah proses di buat melalui system call create-process yang
membentuk proses turunan(child process) yang di lakukan oleh proses induk
(parent process). Proses turunan tersebut juga mampu membuat proses baru
sehingga semua proses ini pada akhirnya membentuk pohon proses
Ketika sebuah proses di buat maka proses tersebut dapat
memperoleh sumber daya seperti waktu CPU, memori, berkas, atau perangkat I/O.
Sumber daya ini dapat di peroleh langsung dari sistem operasi. Dari proses
induk yang membagi-bagikan sumber daya kepada setiap proses terunannya, atau
proses turunan dan proses induk berbagi sumber daya yang diberikan sisitem
operasi.
Adapun proses yang dieksekusi mempunyai lima status yang
terdiri dari:
1.
New : pembentuk suatu proses
2.
Running : instruksi-instruksi yang sedang di
eksekusi
3.
Waiting : proses menunggu untuk beberapa event
yang terjadi
4.
Ready : menunggu untuk di alirkan ke
pemroses(processor)
5.
Terminated : proses telah selesai di eksekusi
Sistem operasi (bahasa inggris :operating system: OS) adalah
komponen pengolah piranti lunak dasar tersistem sebagai pengolah sumber daya
perangkar keras komputer (hardware), dan menyediakan layanan umum untuk
aplikasi perangkat lunak. Sistem operasi adalah jenis yang paling penting dari
perangktat lunak sistem dalam sistem komputer. Tanpa sistem operasi, pengguna
tidak dapat menjalankan program aplikasi pada komputer mereka, kecuali program
booting. Sistem operasi mempunyai penjadwalan yang sistematis mencakup
perhitungan memori, pemrosesan data, penyimpanan data, dan sumber daya lainnya.
2.
Komponen dalam sistem operasi
Sistem
operasi terdiri dari beberapa komponen, antara lain yaitu:
a.
Manajemen Proses
Proses adalah
program yang sedang dieksekusi. Sebuah proses memerlukan sumber daya
(resource) tertentu seperti waktu CPU,memori,file dan perangkat I/O untuk
menyelesaikan tugasnya.
Untuk mengatur
proses yang ada, sistem operasi bertanggung jawab pada aktifitas-aktifitas yang
berhubungan denagn manajemen proses berikut :
·
Pembuatan dan penghapusan proses
yang dibuat oleh user atau sistem.
·
Menghentikan proses sementara dan
melanjutkan proses.
·
Menyediakan kelengkapan mekanisme
untuk sinkronisasi proses dan komunikasi
proses
b.
Manajemen Memori Utama
Memori utama
atau biasanya disebut dengan memori adalah sebuah array besar berukuran word
atau byte,dimana setiap array tersebut mempunyai alamat tertentu. Memori
adalah penyimpan yang dapat mengakses data dengan cepat yang digunakan oleh CPU
dan perangkat I/O. Memori adalah perangkat penyimpan volatile. Isi
memori akan hilang apabila terjadi kegagalan sistem.
Untuk mengatur
memori, sistem operasi bertanggung jawab pada aktifitas-aktifitas manajemen
memori sebagai berikut :
·
Menjaga dan memelihara
bagian-bagian memori yang sedang digunakan dan dari yang menggunakan.
·
Memutuskan proses-proses mana
saja yang harus dipanggil ke memori jika tersedia ruang di memori.
·
Mengalokasikan dan
mendealokasikan ruang memori jika diperlukan.
c.
Manajemen File
File adalah
kumpulan informasi yang saling berhubungan yang sudah didefinisikan oleh
pembuatnya (user). Biasanya, file berupa program (baik dalam bentuk
source maupun object) dan data. Untuk mengatur file, sistem operasi bertanggung
jawab pada aktifitas-aktifitas yang berhubungan dengan manajemen file sebagai
berikut:
·
Pembuatan dan penghapusan file.
·
Pembuatan dan penghapusan
direktori.
·
Primitif-primitif yang mendukung
untuk manipulasi file dan direktori.
·
Pemetaan file ke memori sekunder.
·
Backup file ke media penyimpanan
yang stabil (nonvolatile).
d.
Manajemen I/O
Sistem operasi bertanggung-jawab
pada aktifitas-aktifitas sistem I/O sebagai berikut:
•
Sistem buffer-caching.
•
Antarmuka device-driver secara
umum.
•
Driver untuk device
hardware-hardware tertentu.
e.
Manajemen Penyimpan Sekunder
Karena memori
utama (primary storage) bersifat volatile dan terlalu kecil untuk mengakomodase
semua data dan program secara permanen, sistem komputer harus menyediakan
penyimpan sekunder (secondary storage) untuk back up memori
utama. Beberapa sistem komputer modern menggunakan disk untuk media
penyimpan on-lin, baik program maupun data.
Sistem operasi
bertanggung jawab pada aktifitas-aktifitas manajemen penyimpan sekunder sebagai berikut:
•
Pengaturan ruang bebas.
•
Alokasi penyimpanan.
•
Penjadwalan disk.
f.
Sistem Jaringan (Sistem
Terdistribusi)
Sistem
terdistribusi adalah kumpulan prosessor yang tidak menggunakan memori atau
clock bersama-sama. Setiap prosessor mempunyai local memori
sendiri. Prosessor-prosessor pada sistem dihubungkan melalui
jaringan komunikasi. Komunikasi dilakukan dengan menggunakan protocol.
Sistem terdistribusi memungkinkan user untuk mengakses sumber daya
(resource) yang beragam. Dengan mengakses sumber daya yang dapat digunakan
bersama-sama tersebut akan memberikan keuntungan dalam :
•
Meningkatkan kecepatan komputasi
•
Meningkatkan ketersediaan data
•
Meningkatkan kehandalan sistem
g.
Sistem Proteksi
Proteksi adalah
suatu mekanisme untuk mengontrol akses oleh program, proses atau user pada
sistem maupun resource dari user. Mekanisme
sistem proteksi yang harus disediakan sistem meliputi :
•
Membedakan antara penggunaan yang
sah dan yang tidak sah.
•
Menentukan kontrol yang
terganggu.
•
Menetapkan cara pelaksanaan
proteksi.
h.
Sistem Command Intepreter
Beberapa
perintah yang dimasukkan ke sistem operasi menggunakan pernyataan kontrol
yang digunakan untuk
•
Manajemen dan pembuatan proses
•
Penangananan I/O
•
Manajemen penyimpan sekunder
•
Manajemen memori utama
•
Akses sistem file
•
Proteksi
•
Jaringan
Program yang membaca dan menterjemakan pernyataan
kontrol disebut dengan command-line intepreter atau shell pada UNIX.
Fungsinya adalah untuk mengambil dan mengeksekusi pernyataan perintah
berikutnya
3.
Struktur sistem operasi
Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan
pertama yang ditempatkan pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan.
Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan,
dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software
itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori,
skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak
perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan
dilakukan oleh Sistem Operasi.
Berikut adalah struktur dari sistem operasi.
a. Struktur
sederhana
sistem operasi sebagai kumpulan prosedur dimana prosedur
dapat saling dipanggil oleh prosedur lain di ssistem bila di perlukan. Banyak
sistem operasi komersial yang tidak terstruktur dengan baik. Kemudian sistem
operasi di mulai dari yang terkecil, sederhana dan terbatas lalu berkembang
dengan ruang lingkup originalnya.
b. Sistem
berlapis (layered sistem)
Sistem operasi dibentuk secara hirarki berdasarkan
lapisan-lapisan. Dimana lapisan-lapisan bawa memberi layanan lapisan lebih
atas. Lapisan yang paling bawah adalah perangkat keras, dan yang paling tinggi
adalah user-interface. Sebuah lapisan adalah implementasi dari obyek abstrak yang
merupakan enkapsulasi dari data dan operasi yang bisa memanipulasi data
tersebut. Struktur berlapis di maksudkan untuk mengurangi kompleksitas
rancangan dan implementasi sistem operasi. Tiap lapisan mempunyai fungsional
dan antar muka masukan-keluaran antara dua lapisan bersebelahan yang
terdefinisi bagus.
c. Kernel
mikro
Metode struktur ini adalah menghilangkan komponen-komponen
yang tidak diperlukan dari kernel dan mengimplementasikannya sebagai sistem dan
program-program level user. Hal ini akan menghasilkan kernel yang kecil. Fungsi
utama dari jenis ini adalah menyediakan fasilitas komunikasi antara program
client dan bermacam pelayanan yang berjalan pada ruang user.
d. Modular
(modules)
Kernel mempunyai kumpulan komponen-komponen ini dan secara
dinamis terhubung pada penambahan layanan selama waktu boot atau waktu
berjalan. Sehingga strateginya menggunakan pemanggilan modul secara dinamis
(loadable kernel modulus). Umumnya sudah diimplementasikan oleh sistem operasi
moderen seperti solaris, linux dan macOSX.
e. Mesin
maya (virtual machine)
Mesin maya mempunyai sistem timmesharing yang berfungsi
untuk, menyediakan kemampuan untuk multiprogramming dan perluasan mesin dengan
antar muka yang lebih mudah. Struktur mesin maya (CP/CMS,VM/370) terdiri atas
komponen dasar utama.
Konsep mesin virtual menyediakan proteksi yang lengkap untuk
sumber daya ssistem sehingga masing-masing mesin virtual dipisahkan mesin
virtual yang lain. Isolasi ini tidak memperbolehkan pembagian sumber daya
secara langsung. Sistem mesin virtual adalah mesin yang sempurna untuk riset
dan pengembangan sistem operasi. Pengembangan sistem di kerjakan pada mesin
virtual termasuk di dalamnya mesin fisik dan tidak mengganggu operasi sistem
yang normal.
f. Client-server
mode
Mengimplementasikan sebagian besar fungsi sistem operasi pada
mode pengguna (user mode). Sistem operasi merupakan kumpulan proses dengan
proses-proses di kategorikan sebagai server dan client
-
server adalah proses yang menyediakan layanan
-
client adalah proses yang memerlukan atau yang
meminta layanan
g. sistem
berorientasi objek
sistem operasi merealisasikan layanan sebagai kumpulan proses
disebut sistem operasi bermodel proses. Pendekatan lain implementasi layanan
adalah sebagai objek-objek. Sistem operasi yang distrukturkan menggunakan objek
disebut sistem operasi berorientasi objek pendekatan ini di maksudkan untuk
mengadopsi ke unggulan teknologi berorientasi objek. Objek mengkapsulkan
struktur data dan sekumpulan operasi pada struktur data itu. Tiap objek di beri
tipe yang menandai properti objek seperti proses, direktori, berkas dan
sebagainya.
PENUTUP
BAB III
A. Kesimpulan
Demikian
yang dapat kami paparkan mengenai materi yang menjadi pokok bahasan dalam
makalah ini, tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahannya, kerena
terbatasnya pengetahuan dan kurangnya rujukan atau referensi yang ada
hubungannya dengan judul makalah ini.
Semoga
uraian diatas dapat menambah pengetahuan kita tentang pelajaran pengetahuan komputer khususnya mengenai proses di dalam sistem operasi. Walaupun tidak secara
mendalam namun makalah diatas dapat menambah wawasan tentang topik yang
disajikan.
Sistem operasi
sangat penting dalm penggunaan komputer karna sistem operasi merupakan
perangkat lunak dasar di dalam komputer. Jika di dalam komputer tidak terdapat
sistem operasi maka komputer tersebut tidak dapat di gunakan karna sistem
operasi merupakan pengolah seluruh sumber daya yang terdapat dalam sistem
komputer. Sistem operasi juga memiliki komponen dan struktur di dalamnya.
B.
Saran
Adapun
saran yang dapat penyusun sampaikan yaitu kita sebagai calon pendidik, harus
selalu menggali potensi yang ada pada diri kita. Cara menggali potensi dapat dilakukan salah
satunya dengan cara mempelajari makalah ini. Mudah-mudahan makalah ini dapat
bermanfaat untuk kita ke depannya. Aamiin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar